Bertemu 30 Menit, Ini yang Dibicarakan Ahok dan Menpora

KOMPAS.com – Pertemuan antara Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi dengan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Balaikota, Senin (8/12/2014) berlangsung selama sekitar 30 menit.

Ditemui usai pertemuan tersebut, Nahrawi mengatakan kedatangannya itu untuk mengucapkan selamat kepada Ahok yang baru dilantik menjadi Gubernur DKI.

“Tadi saya rapat di Istana penyerahan DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran) untuk seluruh Kementerian dan Pemerintah Daerah, kemudian karena jarak ke Balaikota begitu dekat, ya saya harus mampir ke sini. Karena sejak beliau dilantik menjadi Gubernur DKI, saya belum mengucapkan selamat kecuali di Istana saat pelantikan,” kata Nahrawi, Senin (8/12/2014).

Nahrawi mengatakan dia menjalin hubungan baik dengan Ahok. Seperti sahabat, kata Nahrawi.  Imam yang berasal dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menambahkan, mendiang KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) pernah menyatakan keyakinannya bahwa Ahok bisa menjadi gubernur.

“Sebelum beliau jadi gubernur, Gus Dur sudah bilang kalau Ahok bakal jadi gubernur. Nah, cita-cita Gus Dur kesampaian,” kata Imam.

“Ini mereka teman-teman yang bantu aku nyalon (Gubernur Bangka Belitung) dulu,” tukas Ahok, yang berada di samping Nahrawi.

Dalam pertemuan tersebut, keduanya juga membicarakan pelaksanaan Asian Games 2018 di Jakarta, Bandung, dan Palembang. Imam menjelaskan, sebelum membangun venue olahraga, pihaknya memerlukan payung hukum, yakni keputusan presiden (Keppres).

Kemenpora pun menyatakan kesiapannya untuk mendukung Pemprov DKI dalam menyukseskan Asian Games 2018. Saat ini, lanjut dia, Keppres sedang dalam tahap penggodokan oleh Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

“Saya harap dalam waktu cepat, mudah-mudahan keppresnya sudah keluar dan menjadi payung hukum pembangunan venue. Nanti untuk Asian Games ini semua Kementerian akan terkait, termasuk juga Pemprov DKI, Sumatera Selatan, dan Jawa Barat,” kata Nahrawi.

Leave a Reply